Berita Islam – Berita Utama – Memahami Kurban Hewan dalam Islam

<img title="Berita Islam – Berita Utama – Memahami Kurban Hewan dalam Islam ” src=”https://beritajejaringsosial.files.wordpress.com/2012/07/islam_news_-_headline_news_-_understanding_animal_sacrifice_in_islam_.jpeg&#8221; alt=”Berita Islam – Berita Utama – Memahami Kurban Hewan dalam Islam ” width=”250″ height=”200″>

Berita Islam - Berita Utama - Memahami Kurban Hewan dalam Islam

Idul Adha adalah yang kedua dari dua hari besar dalam Islam dan itu dirayakan pada tanggal dan Zulhijjah yang merupakan bulan terakhir dari kalender Islam. Fokus dari perayaan ini adalah untuk memperingati kesediaan Nabi Ibrahim Abraham mengorbankan putranya Ismail sebagai tanda ketaatan kepada Allah Tuhan . Sebagai simbol pengorbanan Ibrahim dan untuk menunjukkan rasa syukur kepada Allah umat Islam mengorbankan hewan selama Idul Adha seperti domba kambing sapi atau unta. Pengorbanan ini sering disebut sebagai Udhiya dalam bahasa Arab atau Qurbani dalam bahasa Urdu dan Persia .

Binatang digunakan untuk Qurbani / Udhiya harus memenuhi sejumlah persyaratan tertentu. Mereka harus bebas dari segala bentuk sakit atau cacat termasuk kebutaan pincang dan kekurangan gizi dan mereka harus memenuhi persyaratan usia tertentu. Sebagai contoh seekor domba atau kambing diperbolehkan adalah salah satu yang setidaknya satu tahun sedangkan sapi harus minimal dua tahun dan unta harus minimal tahun.

Para Qurbani / Udhiya wajib bagi semua Muslim dewasa yang memiliki kekayaan di luar kebutuhan dasar mereka. Sebagai aturan umum seekor domba atau kambing cukup untuk kurban satu individu sementara sapi atau unta dapat digunakan untuk menjelaskan pengorbanan tujuh orang. Daging dari Qurbani sering dibagi rata untuk tiga kelompok satu bagian untuk orang yang melakukan pengorbanan satu bagian untuk teman dan keluarga dan satu bagian bagi masyarakat miskin. Ini melambangkan kesediaan kita untuk berpisah dengan hal-hal yang dianggap berharga bagi kita dan juga berbagi dengan orang-orang di sekitar kita dan mereka yang membutuhkan.

Meskipun sering menyarankan agar setiap muslim melakukan pembantaian dengan tangan mereka sendiri hal ini tidak selalu mungkin di banyak negara Barat karena kesehatan dan peraturan keselamatan. Oleh karena itu diperbolehkan untuk korban yang akan dilakukan oleh orang lain atas nama seseorang dan kemudian setelah dagingnya dibagikan kepada orang miskin selama satu meliputi biaya dari hewan dan distribusi. Salah satu persyaratan penting dari proses pemotongan adalah untuk mengucapkan nama Allah sebelum mengambil kehidupan hewan. Dengan mengatakan Allah hu Akbar dalam bahasa Arab yang diterjemahkan menjadi Tuhan Maha Besar kita diingatkan bahwa hidup adalah suci.

Posted on July 23, 2012, in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: